Kekuatan dan kayakinan sebuah refleksi dan kajian novel Pramoedya Ananta Toer

Walau saya yakin kepada diri sendiri, saya bukanlah seorang sastrawan serta novelis. Tapi dengan keadaan yang memaksaku untuk selalu membaca serta mencermati setiap jengkal yang ada. setiap runutan serta untaian kalimat yang membuatku terhanyut dengan hempasan kata-kata yang dibangun oleh novelis ulung Indonesia Pramoedya Ananta Toer.

Sungguh luar biasa dan saya masih mengaguminya hingga sekarang. Memang ia merupakan manusia biasa yang selalu dan pasti terdapat beberapa celah dan kesalahan dalam hidupnya. Tapi untuk yang satu ini beliau sangat jenius di bidangnya.

Kembali kepada novel yang ia tulis, sungguh tipis dan sekitar 126 halaman yang berjudul Sekali Peristiea di Banten. Walaupun dengan segala keterbatasan serta kesungguhan dalam mencerna, saya sangat menikmatinya dengan segala suasana.

Novel tersebut menceritakan kegigihan seorang pribumi Indoesia dalam memperjuangkan harkat serta martabatnya sebagai penghuni bumi pertiwi. Sungguh ironi disaat seseorang di dalam novel tersebut menyebutkan bahwa sngat lelah dalam menghadapsegala kenyataan yang ada di Indonesia. Saat Pendudukan NICA (Belanda) mereka dipaksa untuk Rodi. Memasuki zaman Jepang dipaksa untuk Romusha. dan pada awal pemerintahan yang Independen di bawah Presiden Pertama Ir. Soekarno, mereka di teror oleh saudaranya sendiri yaitu DI (Darul Islam). Sungguh ironi dengan segala kenyataan Itulah yang dapat saya terawang dengan apa adanya.

Tapi perjuangan mereka belum berakhir, dan saya pun dituntut untuk menghabiskan novel tersebut secara cepat…

Hari berikutnya. Seteah saya menyelesaikan dan melahap novel tipis tersebut, satu kata yang bisa saya ungkapkan: Luar biasa. Ternyata Pram menuliskan makna yang tersirat dengan gaya bahasa yang sangat optimal. Karakterisasi tokoh yang ada mucul dengan sendirinya.

Inti dari cerita tersebut ialah mengisahkan kegiatan warga yang ada di pelosok bumi Jawa Barat bagian Sukabumi. Kerja sama (atau dengan kata lainnya gotong royong) merupakan suatu alur positif yang ada di bumi pertwi ini. Gotong royong merupakan mekanisme yang paling sakral untuk menuju suatu kesuksesan yang abadi dan mempercepat waktu dalam mencapai tujuan yang ada atau yang direncanakan.

Hidup tidak sendiri, hidup bukan untuk diri sendiri.

About these ads

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s